let me share to u my experience, mudah2n bisa bantu.
Saya sekolah di Graduate School, San Pedro College, Davao City, Philippines.
Datang sekolah karena di suruh sekolah oleh Direktur ;)
Yang akan saya bagi adalah pengalaman saya mendaftar di sekolah di sini (Philippines), saya tidak terlalu yakin apakah ini juga berlaku bagi sekolah yang lain di luar negeri. Tapi mudah-mudahan ini bisa jadi pertimbangan.
Sebelum datang ke sini (Phil), saya memohon bantuan dari perwakilan Indonesia yang ada di sini. Boleh Embasy (Kedutaan) kalo berada di kota negara, atau Konsulate (jika ada di wilayah contoh provinsi). Perwakilan Indonesia dalam hal ini Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) bersedia membantu dengan mencari Informasi sekolah2 keperawatan yang relevant dengan tujuan saya.
Anda bisa memohon bantuan dengan cara mengirimkan e-mail, sms, telphone, atau mengunjungi website mereka. Mereka akan sangat senang membantu karena itu sudah merupakan tugas mereka. Hubungi bagian Pendidikan dan kebudayaan karena mereka yang mengurusi bagian itu. Saya dulu mengirimkan email dengan memohon bantuan daftar Universitas dengan program masteral keperawatan di kota Davao, persyaratan yang dibutuhkan, waktu pendaftaran dan kuliah, pembiayaan (untuk memprediksi biaya yang dibutuhkan). Mohon saran mereka juga untuk memberikan rekomendasi sekolah terbaik dengan pertimbangan-pertimbangannya.
Setelah mendapat informasi yang cukup dari pihak KJRI saya pun mulai melengkapi persyaratannya.
- Saya mendapatkan surat tugas belajar dari tempat kerja saya (Direktur yang mengeluarkan surat tugas belajar ataupun Izin belajar). Perbedaan antara tugas belajar dan izin belajar pada umumnya kalau tugas belajar dibiayai oleh institusi atau pihak terkait, kalo izin belajar biaya pribadi.
- Kalau ijazah dan transkrip S1, akte kelahiran anda dalam Bahasa Indonesia maka anda harus mentranslate nya ke bahasa inggris. (akte kelahiran bisa di translate di konsulat dan embassy) Ijazah dan transkrip yang sudah di translate (English Version dan sudah di cap basah/legalisir oleh pihak kampus) di bawa ke pengadilan untuk di notarize (Buatlah beberapa xerox copy dan notarize).
- Kunjungi Konsulate atau embassy negara tujuan ada di kota anda atau kota terdekat lainnya sambil membawa dokumen yang sudah di notarize (Ijazah dan Transkrip). Pihak konsulate/embassy akan mengevaluasi berkas anda dan memberikan pita/segel stamp (authentication). Aakan lebih menguntungkan jika anda membayar biaya yang diminta dengan menggunakan dollars.
- Dulu saya tidak dibutuhkan sertifikat TOEFL atau sejenisnya, tapi alangkah lebih baik jika anda memilikinya (atau jika anda bertujuan untuk melamar beasiswa, toefl sangat dibutuhkan).
- Ketika semua dokumen sudah siap belilah tiket keberangkatan. Anda akan travel menggunakan Visa 9a (tourist visa). Jadi pihak bandara akan membutuhkan tiket PP (roundtrip tiket). Pengalaman saya, saya hanya membeli tiket one way(sekali jalan), dan ketika ditanya di bandara saya menunjukkan dokumen yang sudah di authentication oleh pihak konsulat atau Embassy. Dengan memberikan pertimbangan bahwa saya belum memiliki waktu pasti untuk kepulangan karena baru mau mendaftar kuliah (berdoa saja mudah2n pihak maskapai mengizinkan anda untuk keluar Indo).
- Jika anda sebelumnya telah kontak dengan perwakilan Indonesia di negara tujuan anda, maka mereka akan membantu anda dan menjemput di bandara. ;)
- Saat tanggal pendaftaran tiba, daftarkan diri anda dengan membawa smua dokumen/persyaratan, ikut tes masuk (Tertulis dan wawancara).
- Ketika anda dinyatakan lulus, mintalah surat tanda dterima oleh pihak sekolah (Letter of Acceptance), sebaiknya anda meminta 2 copies. Karena surat ini akan berguna untuk apply / converse dari 9a visa (tourist visa) ke student visa, dan ada membutuhkan itu untuk apply beasiswa. **mudah2n saya bisa membagi pengalaman saya tentang pengurusan student visa.
