Tuesday, April 24, 2012

Enrollment

Hy temans,

let me share to u my experience, mudah2n bisa bantu.

Saya sekolah di Graduate School, San Pedro College, Davao City, Philippines.
Datang sekolah karena di suruh sekolah oleh Direktur ;)
Yang akan saya bagi adalah pengalaman saya mendaftar di sekolah di sini (Philippines), saya tidak terlalu yakin apakah ini juga berlaku bagi sekolah yang lain di luar negeri. Tapi mudah-mudahan ini bisa jadi pertimbangan.

Sebelum datang ke sini (Phil), saya memohon bantuan dari perwakilan Indonesia yang ada di sini. Boleh Embasy (Kedutaan) kalo berada di kota negara, atau Konsulate (jika ada di wilayah contoh provinsi). Perwakilan Indonesia dalam hal ini Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) bersedia membantu dengan mencari Informasi sekolah2 keperawatan yang relevant dengan tujuan saya.
Anda bisa memohon bantuan dengan cara mengirimkan e-mail, sms, telphone, atau mengunjungi website mereka. Mereka akan sangat senang membantu karena itu sudah merupakan tugas mereka. Hubungi bagian Pendidikan dan kebudayaan karena mereka yang mengurusi bagian itu. Saya dulu mengirimkan email dengan memohon bantuan daftar Universitas dengan program masteral keperawatan di kota Davao, persyaratan yang dibutuhkan, waktu pendaftaran dan kuliah, pembiayaan (untuk memprediksi biaya yang dibutuhkan). Mohon saran mereka juga untuk memberikan rekomendasi sekolah terbaik dengan pertimbangan-pertimbangannya.

Setelah mendapat informasi yang cukup dari pihak KJRI saya pun mulai melengkapi persyaratannya.
  1. Saya mendapatkan surat tugas belajar dari tempat kerja saya (Direktur yang mengeluarkan surat tugas belajar ataupun Izin belajar). Perbedaan antara tugas belajar dan izin belajar pada umumnya kalau tugas belajar dibiayai oleh institusi atau pihak terkait, kalo izin belajar biaya pribadi.
  2. Kalau ijazah dan transkrip S1, akte kelahiran anda dalam Bahasa Indonesia maka anda harus mentranslate nya ke bahasa inggris. (akte kelahiran bisa di translate di konsulat dan embassy) Ijazah dan transkrip yang sudah di translate (English Version dan sudah di cap basah/legalisir oleh pihak kampus) di bawa ke pengadilan untuk di notarize (Buatlah beberapa xerox copy dan notarize).
  3. Kunjungi Konsulate atau embassy negara tujuan ada di kota anda atau kota terdekat lainnya sambil membawa dokumen yang sudah di notarize (Ijazah dan Transkrip). Pihak konsulate/embassy akan mengevaluasi berkas anda dan memberikan pita/segel stamp (authentication). Aakan lebih menguntungkan jika anda membayar biaya yang diminta dengan menggunakan dollars.
  4. Dulu saya tidak dibutuhkan sertifikat TOEFL atau sejenisnya, tapi alangkah lebih baik jika anda memilikinya (atau jika anda bertujuan untuk melamar beasiswa, toefl sangat dibutuhkan).
  5. Ketika semua dokumen sudah siap belilah tiket keberangkatan. Anda akan travel menggunakan Visa 9a (tourist visa). Jadi pihak bandara akan membutuhkan tiket PP (roundtrip tiket). Pengalaman saya, saya hanya membeli tiket one way(sekali jalan), dan ketika ditanya di bandara saya menunjukkan dokumen yang sudah di authentication oleh pihak konsulat atau Embassy. Dengan memberikan pertimbangan bahwa saya belum memiliki waktu pasti untuk kepulangan karena baru mau mendaftar kuliah (berdoa saja mudah2n pihak maskapai mengizinkan anda untuk keluar Indo).
  6. Jika anda sebelumnya telah kontak dengan perwakilan Indonesia di negara tujuan anda, maka mereka akan membantu anda dan menjemput di bandara. ;)
  7. Saat tanggal pendaftaran tiba, daftarkan diri anda dengan membawa smua dokumen/persyaratan, ikut tes masuk (Tertulis dan wawancara).
  8. Ketika anda dinyatakan lulus, mintalah surat tanda dterima oleh pihak sekolah (Letter of Acceptance), sebaiknya anda meminta 2 copies. Karena surat ini akan berguna untuk apply / converse dari 9a visa (tourist visa) ke student visa, dan ada membutuhkan itu untuk apply beasiswa. **mudah2n saya bisa membagi pengalaman saya tentang pengurusan student visa.
Selamat belajar folks...

Sunday, April 22, 2012

Who are a liar?

"Ya Tuhan, Lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu"_ Mazmur 120:2

Manusia pada umumnya sering berdusta (termasuk saya).
Ada banyak alasan kenapa kita berdusta.
Ada banyak cara untuk berdusta.
Ada banyak orang yang marah ketika didustai.
Adakah yang merasa dirinya tidak pernah berdusta?
Adakah yang tidak pernah berdusta kepada temannya? pasangannya? ortunya? kerabatnya? dirinya?

Apakah anda selaku orang kristen pernah menyanyi lagu ini:
1. Sweet Hour of Prayer (Indahnya saat yang teduh) ?
berapa jam ada berdoa untuk Tuhan dalam 1 hari? kita hanya merasa cukup berdoa dalam hitungan menit, sembari kadangkala pikiran kita terbagi untuk hal lain.

2. Onward Christian Soldiers (Maju, Laskar Kristus)?
Kita sering mencari-cari alasan untuk tidak terlibat dalam pelayanan. Bahkan kita seringkali menari alasan untuk dapat menarik diri dari pelayanan yang sudah kita laksanakan. entah itu karena marah kepada pimpinan gereja, tersinggung dengan jemaat, ataupun perbedaan pola pikir dalam pelayanan.

3. O for a thousand Tongues To Sing (Beribu lidah patutlah)?
Apakah lidah kita sudah dipakai untuk memuji Tuhan dan mengagungkan namaNya?

4. There Shall Be Showers of Blessing (Hujan Berkat 'kan Tercurah)?
Dengan penuh semangat kita menyanyikan lagu ini disaat cerah, tapi sering juga mengeluh tiap hujan, mengeluh saat terlampau terik. Mengeluh di saat kehabisan uang..mengeluh di saat kebutuhan tidak tercukupi..ragu akan janji berkatNya.

5. Blest Be The Tie That Binds (Alngkah indahnya kesatua)?
Tapi Sakit hati dan iri merusak ikatan persaudaraan yang berharga.

6. Serve the Lord with Gladness (Layanilah Tuhan dengan sukacita)?
Tetapi kita terus menerus mengeluh dengan apa yang kita lakukan.

Dusta tetap dusta..baik itu sekedar kata-kata ataupun nyanyian
Berkata-katalah dengan jujur,
Bernyanyilah dengan jujur.

Wednesday, April 11, 2012

I did it (part I)


I did it (part 1)..???
Kenapa part 1???
ini adalah bagian awal dari keseluruhan bagian yang harus saya capai.
Stelah menyusun 3 proposal , saya mengumpulkan nya kepada sekretaris.
Selanjutnya menunggu sms konfirmasi dari mereka.
Menerima sms dari sekertaris GS merupakan hal kecil yang cukup membuat jantung berdegup dengan kencang untuk sekian detik. Was2 untuk kabar yang akan diterima..hufft..
Hari ini (April 11. 2012 at 08:00AM) saya harus mempertahankan judul saya yang nantinya akan dijadikan sebagai Thesis saya (itulah mengapa saya mengatakan ini adalah part 1).

Saya bingung apa yang harus saya pelajari, bagaimana mekanisme ujian, apa yang harus saya persiapkan, dll. Tidak perlu untuk terlalu menjelaskan bagian ini coz sepertinya saya bukan hanya cemas tapi mendekati panik.

jam 07.45 saya sudah berada di depen GS office.
07.50 sekretaris tiba dan mempersilahkan saya masuk. Saya memberikan snack dan softdrinks yanag saya bawa agar dia dapat mengaturnya diatas meja.
satu persatu para panelist datang...
level stress saya mulai berkurang karna para panelists adalah dosen saya, saya mengenal mereka. Ketika para panelists satu persatu menyapa saya..semakin berkurang level stress.
Sayapun dipanggil untuk mempertanggug jawabkan judul penelitian saya.
setelah 30 menit diskusi dengan mereka, akhirnya mendapat kesepakatan atas judul Thesis saya. Beberapa advices menjadi pertimbangan saya untuk menjadi perhatian pelaksanaan penelitian saya.

sekarng 20% dari beban yang saya pikul sudah berkurang..80 % lagi (30%proposal, 50% Thesis)..
Tuhan sudah memberkati langkah awal...saya juga yakin dan percaya Tuhan akan memberkati perjalanan saya selanjutnya.


Titanic 3D sebagai reward untuk diri sendiri..nonton yuuukkkk...........
SM Cinema, 02:00PM, Digital, 250Peso:)

Tuesday, April 10, 2012

Easter


For the second time I celebrated Easter here, in the Philippines.
I miss my family, I miss my sisters and brothers..I remember how we celebrate Easter every year in my home town.
I miss all that party, I miss that Victory Party.

I know where ever I am, that is a God plan in my Life. I realize that I am here is not only for schooling but more than that, God use me as His Servant.

I celebrated the Easter in House of Indonesia, Davao City, Philippines. We did fellowship, breakfast together, games for teenagers and kids, drawing eggs, Hunt Eggs, and chit chat hehehe.

Although I couldn't celebrate n hug my family and say Happy Easter but I still happy because I received so many regards and hugs from my family here.