Thursday, August 24, 2017

MANAJEMEN PERENCANAAN ASUHAN KEPERAWATAN

Konsep siklus PDCA pertama kali diperkenalkan oleh Walter Shewhart pada tahun 1930 yang disebut dengan “Shewhart cycle“.PDCA, singkatan bahasa Inggris dari ‘Plan, Do, Check, Act‘ (‘Rencanakan, Kerjakan, Cek, Tindak lanjuti’), adalah suatu proses pemecahan masalah empat langkah interatif yang umum digunakan dalam pengendalian kualitas. Selanjutnya konsep ini dikembangkan oleh Dr. Walter Edwards Deming yang kemudian dikenal dengan ” The Deming Wheel”(Tjitro, 2009)

Metode ini dipopulerkan oleh W. Edwards Deming, yang sering dianggap sebagai bapak pengendalian kualitas modern sehingga sering juga disebut dengan siklus Deming. Deming sendiri selalu merujuk metode ini sebagai siklus Shewhart, dari nama Walter A. Shewhart, yang sering dianggap sebagai bapak pengendalian kualitas statistis. Siklus PDCA berguna sebagai pola kerja dalam perbaikan suatu proses atau system sehaingga mutu pelayanan kesehatan.

SILAHKAN DOWNLOAD MATERI DI LINK INI :

KONSEP DAN PROSES MANAJEMEN KEPERAWATAN


Manjemen keperawatan adalah suatu proses bekerja melalui angota staf keperawatan utnuk memberikan asuhan keperawatan secara profesional. Manajemen keperawataan betugas untuk merencanakan mengoganisasi, memimpin dan mengevaluasi saran dan perasaan yang tersedia untuk dapat memberikan asuhan keperawatan yang efektif dan efisien bagi individu, keluarga dan masyarakat. 


MATERI LENGKAP SILAHKAN DOWNLOAD:

Monday, June 2, 2014

Babi Cuka

Hy pembaca semua...ini adalah resep yang mudah. silahkan dicoba..:)

Bahan :
Rusuk Babi 1,5 Kg - 2 Kg
Bawang Merah 6 siung, dihaluskan
Bawang Putih 8 siung, dihaluskan
Pala 4 buah, dibagi 2
Cengkeh 8 Buah
Lada 1 sdt
Jeruk nipis
Garam
Cuka
Minyak untuk menumis
Air

Cara membuat:
  1. Potong tulang iga, peras jeruk nipis.
  2. Panaskan minyak goreng, tumis bawang merah, bawang putih.
  3. Setelah bawang berubah warna menjadi keemasan, masukkan potongan tulang. kemudian tutup sebentar.
  4. Setelah mengering, tambahkan air sampai daging lembek atau terlepas dari tulangnya.
  5. Masukkan pala, cengkeh, lada, dan garam. 
  6. Masukkan cuka sesuai selera.
  7. Angkat, siap disajikan.

Saturday, May 31, 2014

Soup Brenebon

Hello smuanya, saya mau membagi Resep buat teman-teman sekalian. Saya biasa memasak menu ini dihari-hari spesial seperti natal dan perayaan lainnya, Ini adalah salah satu menu favorite Suami saya. Menu makanan ini berbahan dasar Babi (Maaf buat teman-teman yang tidak mengkonsumsi menu satu ini).
Selamat mencoba...

Bahan:
  • Kaki Babi (saya biasa menggunakan bagian kaki sampai paha kira-kira 1,5 kg - 2 kg) atau bisa juga diganti dengan iga/tulang rusuk babi.Potong - potong dgn panjang 4-5 cm
  • Brenebon atau Kacang Merah 0,5 - 1 Kg
  • Air untuk rebusan 
  • Bawang Merah 8 siung
  • Bawang Putih 10 siung
  • Daun Bawang
  • Soldrei/daun Sup
  • Pala 3 buah
  • Cengkeh 6 buah
  • lada 1 sendok teh
  • Minyak untuk menumis secukupnya. 
Cara membuat
  1. Cuci bersih Kacang Merah dan rebus sampai lembek.
  2. Panaskan minyak secukupnya, tumis  bawang merah dan bawang putih.
  3. Setelah bawang berwarna kemerahan masukkan potongan babi.
  4. biarkan bumbu-bumbu terserap dengan baik, dan tutup. 
  5. Setelah rebusan kacang merah sudah agak lembek, masukkan Babi yang telah ditumis dengan bawang ke dalam rebusan.
  6. Masukkan pala dan cengkeh
  7. Ditutup sampai daging dan kacangnya lembek.
  8. Jumlah air disesuaikan dengan kelembekan Babi dan kacang serta kekentalan soup yang diinginkan
  9. Setelah semua masak/lembek masukkan irisan daun bawang, daun seledri, merica, dan garam. 
  10. Soup brenebon siap dihidangkan. 

Catatan:
Menurut pengalaman saya, menggunakan kaki Babi untuk bahan dasar akan membuat soup lebih kental dan enak, dari pada menggunakan tulang yang lain. 

Wednesday, May 22, 2013

Faculty Support and Students' Achievement


I conducted the study about Faculty Support and Students' Achievement in Nusa Utara State Polytechnic, Tahuna, Indonesia. 
This is the abstract of my study.

Abstract

            The study aimed to determine the extent of faculty support and its relationship to the students’ achievements and stress levels. The descriptive-correlational research design was used in this research. The participants for this study were all the 3rd year diploma III nursing students in Nusa Utara State Polytechnic located in Tahuna, North Sulawesi Province, Indonesia. For the extent of faculty support, students received high support from them in the terms of psychological support, and high support from the faculty in terms of functional support. Over all, students received high support from the faculty. Students in this study perceived high level of achievement in terms of knowledge and skills, and very high level of achievement in terms of attitude. Over all, students performed high level of achievement. In this study of the nursing program, students experienced high level of stress in the academic, moderate level of stress in the clinical, and moderate level of stress in their personal lives. Furthermore, the study revealed that there is a significant relationship between faculty support and students achievement; there is no significant relationship between faculty support and student nurses stress; and there is no significant relationship between students’ achievement and student nurses stress. The result of this study showed that the support received by the students from the faculty is a significant intervention which can improve the students’ achievement.