Wednesday, February 29, 2012

Loss and Lessons

Tidak bosan-bosannya kami mengulang kembali kisah tragis yang telah berlalu.
Dimulai hanya dengan mengenang kembali, diskusi singkat, dan curhat2an.
Mengenang kembali kisah tragis sahabat saya.
Kisah kehilangan ayahnya lewat traffic accident merupakan topik yang selalu kami bicarakan.
Kehilangan orang yang kita cintai merupakan suatu pukulan yang cukup kuat dalam kehidupan kita.
Berandai-andai kalau orang yang kita kasihi masih ada,
berandai-andai apa yang akan dilakukan atau nasihat apa yang akan diberikan,
mengingat kembali sms dan caranya cares pada kita..
Mengingat senyuman dan pelukkan yang menunggu saat kita pulang..
dan penyesalan atas apa yang tidak dan belum sempat kita lakukan untuk Dia.

Semua orang akan kehilangan orang yang dicintainya, dan suatu saat orang-orang yang mencintai kita juga akan kehilangan 'kita' sebagai orang yang mereka cintai.
Kehilangan (baca:kematian) orang yang kita cintai tidak membuat kita kehilangan cinta mereka..cinta mereka tinggalkan untuk kita. Kenangan-kenangan indah, teladan, nasihat, dan harapan mereka akan terus hidup dalam diri kita.

Kematian Chatrin's daddy mengingatkanku akan kematian ayah saya..detik...menit..hari..minggu..bulan..15 tahun telah berlalu.Kisah sedih saat saya berada di bangku SD.
ya...15 tahun tidak membuat kita lupa akan beautiful memories, advices, lessons,Inspirational stories, humorous stories, heartwarming stories, his dreams about life..about our lives (Mom, sist and I) .


12 years, I had a short time with him; He had given me a brief lesson How to Live, but He is still teaching me an even greater lesson:
HOW TO DIE.


There are things that we don't want to happen but have to accept , things we don't want to know but have to learn, and people we can't live without but have to let go.
-Author Unknown


No comments:

Post a Comment